Adiwiyata
Adiwiyata adalah suatu program
penghargaan yang menyatakan suatu sekolah SMA,SMP maupun SD yang memiliki
kebersihan dan kesehatan sekolah yang sangat baik.Bukan hanya halamannya saja yang bersih tetapi
ruangan yang lain seperti kelas,kantin,lapangan dan toilet pun harus bersih. Dalam
program ini diharapkan setiap semua warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan
sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang
negatif . Tak lain, program lingkungan yang ditujukan
pemerintah ini untuk mendorong
terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah untuk melestarikan
lingkungan.
Sudah tidak asing lagi
bagi kita mendengar gelar adiwiyata di suatu sekolah dalam suatu kota. Gelar
tersebut adalah gelar bergengsi untuk kalangan sekolah karena dapat menjadi
suatu magnet orang untuk mendaftar ke
sekolah tersebut. Pemerintah pun mengadakan pemilihan penghargaan itu pun untuk
meningkatkan kebersihan kota sendiri dan juga untuk memberikan apresiasi kepada
setiap sekolah yang bersih.Salah satu sekolah adiwiyata yang akan di bahas
adalah SMAN 4 Tangerang.
Saat kita berada di lingkungan yang
bersih dan indah, maka hati dan perasaan kita juga menjadi nyaman, dan ingin
lama-lama berada ditempat tersebut. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih
memang tidak mudah tapi juga bukan tidak mungkin bisa kita lakukan.Kriteria
yang termasuk dalam Adiwiyata sendir i bukanlah sekolah yang elit, sekolah yang
mahal ataupun sekolah artis yang terkenal .Tetapi latar belakang Adiwiyata
sendiri adalah kebersihan sekolah
tersebut. Dalam mewujudkan sekolah yang bersih SMA 4 tidak hanya guru dan TU saja yang membersihkan sekolah tetapi
semua anggota baik siswa,siswi,guru,TU,Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan
Masyarakat yang ada di sekolah turut serta dalam mewujudkan sekolah yang bersih.
SMAN 4 mengerahkan segala cara untuk membersihkan sekolah. Contohnya:
ü Mengadakan Sabsih ( Sabtu Bersih)
Program Sabtu Bersih ini adalah suatu
program yang mewajibkan setiap seluruh
warga kelas untuk membersihkan kelas dari mulai menyapu,mengepel,mencuci taplak
meja dan hingga membersihkan langit langit jendela. Wali kelas pun menjadi
pembimbing dan selalu mengontrol program Sabsih ini.
Jika ada satu kelas saja yang tidak
mengepel kelasnya akan di umumkan di speaker sekolah dan akan di panggil ketua
kelasnya. Biasanya hal tersebut menjadi sanksi yang efektif karena pasti siswa
siswi yang ada di kelas tersebut malu jika kelasnya di umumkan tidak mengepel
atau bahkan kelasnya berantakan.
ü Mengadakan
Jadwal Piket Kelas
Dengan adanya piket antar kelas yang
terjadwal,setiap kelas pun akan menjadi bersih di setiap harinya. Biasa di
lakukan dalam piket kelas yaitu Menyapu lantai,Mengangkat bangku ke atas meja
agar mempermudah dalam pembersihan kelas hingga Mensterilkan kolong meja dari
sampah sampah. Itu semua dilakukan setiap hari dengan kelompok piket yang sudah
di tetapkan. Seksi Kebersihan akan menjadi penanggung jawab Piket kelas ini.
ü Mengadakan Penanaman pohon
Program penanaman pohon ini biasa di lakukan dengan adanya tugas dari
guru untuk membawa sebuah pohon obat untuk ditanam dengan berkelompok contoh : Pohon mahkota dewa.
Program ini di kerjakan secara kelompok
dalam 1 kelas bisa membawa 3-6 pohon untuk di tanam sedangkan di SMA 4setiap
tingkatan kelas terdapat lebih dari 5 kelas sehingga banyak pohon yang di tanam
setiap tahunnya pun terus bertambah membuat taman di sekolah kami makin hijau
dan rindang.
ü Car
Free day
Setiap sabtu biasanya banyak sekali
siswa siswi yang membawa sepeda ke sekolah dan bukan hanya murid guru pun ada
juga yang membawa sepeda .Bahkan saat opening ultah SMAN 4 pun panitia Four
Fact membuat acara Fun Bike keliling kota tangerang yang di ikuti lebih dari
100 siswa guru pun ikut dalam acara tersebut.
ü Memisahkan
sampah organik dan non organik
Memilah milih sampah organik dan non
organik untuk membantu mempermudah mendaur ulang sampah,tempat sampah terbagi 2
yang untuk organik tong sampah berwarna kuning dan tempat sampah berwarna biru
untuk non organik.
Sampah
yang tergolong organik:
҉
Kertas
҉
Tissue
҉
Kulit buah
҉
Bekas
serutan pensil
҉
Sisa
makanan
҉
Kardus
Sampah
yang tergolong non organik:
҉
Plastik
҉
Bekas wadah
makanan
҉
Pulpen
bekas
҉
Botol
minuman
҉
Sterofoam
҉
Bungkus
permen
ü Mendaur
ulang sampah
Tepat pada bagian parkiran belakang
sekolah, terdapat TPS (tempat
pembuangan sementara) yang sudah di pisah menjadi organik dan non organik. Dari
tempat tersebut botol minuman dan kardus kemudian di pisah kembali untuk di
jual lagi ke tempat barang bekas.Untuk sampah organik,kertas kertas bekas di
daur ulang menjadi kertas daur ulang warna warni untuk membungkus kado dan
sering di pajang di mading sekolah. Untuk sampah organik lainnya bisa di daur
ulang menjadi pupuk organik.
ü Membuat
peraturan tentang kebersihan
Peraturan atau tata tertib di
lingkungan sekolah sangatlah dibutuhkan, terutama hal-hal yang berakitan dengan
kebersihan. Peraturan tersebut harus bisa di laksnakan oleh semua warga
sekolah, secara konsiten dan bersama-sama.
ü Selalu
menghemat listrik dan air
Kipas angin,lampu,speaker dan proyektor
membutuhkan listrik. Namun dalam pemakaiannya pun harus efektif , dengan cara
menggunakan/menyalakan jika sedang di pakai saja setelah selesai di matikan
untuk menghemat listrik. Di sekolah pun pasti ada toilet dan keran air, untuk
pemakaian yang efektif kita harus menggunakannya dengan cermat. Penghematan air
tidak lah hanya pengurus sekolah yang menghemat tetapi semua warga sekolah yang
harus sadar akan pentingnya penghematan SDA .
Pada dasarnya program Adiwiyata tidak
ditujukan sebagai suatu kompetisi atau lomba. Penghargaan Adiwiyata diberikan
sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya
peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria
yang telah ditetapkan. Penghargaan diberikan pada tahapan pemberdayaan (selama
kurun waktu kurang dari 3 tahun) dan tahap kemandirian (selama kurun waktu
lebih dari 3 tahun).
Pada tahap awal, penghargaan Adiwiyata dibedakan atas 2 (dua) kategori, yaitu:
Pada tahap awal, penghargaan Adiwiyata dibedakan atas 2 (dua) kategori, yaitu:
1. Sekolah Adiwiyata adalah, sekolah yang dinilai telah berhasil
dalam melaksanakan Pendidikan Lingkungan
Hidup.
2. Calon Sekolah Adiwiyata adalah. Sekolah yang dinilai telah
berhasil dalam Pengembangan Pendidikan
Lingkungan Hidup.
Itulah paparan
singkat mengenai Adiwiyata, semoga kita
dapat mewujudkan sekolah bersih dan
sekolah hijau yang
berwawasan lingkungan.
By: Widya Mawardani XI IPA 1







































